u JENIS REKOMENDASI
l Keagenan Kendaraan Bermotor

Status Permohonan
Peraturan
Dokumen/Formulir
Database
  • No.PerusahaanMerkJenis KendaraanStatus
    1.PT. Tjahja Sakti MotorProses
    2.PT. Krama Yudha Tiga Berlian MotorProses
    3.PT. Probesco DisatamaProses
    4.PT. Dongfeng Commercial Vehicle IndonesiaProses
    5.PT. General Motors IndonesiaProses
    6.PT. Excel Mitra SolusindoProses
    7.PT TOYOTA-ASTRA MOTORTOYOTAKendaraan Penumpang Sedan, Penumpang 4x2, Penumpang 4x4, Penumpang >=10 orang dan Angkutan Barang.Proses
    8.PT. Auto Euro IndonesiaProses
    9.PT. Tjahja Sakti MotorProses
    10.PT SIXMA JAYA SENTANABEIBENTRUKProses
    11.PT. TVS Motor Company IndonesiaProses
    12.PT. Chakra JawaraProses
    13.PT. Weststar Maxus IndonesiaWeststarMobil Bus KecilProses
    14.PT. Chakra JawaraProses
    15.PT. Railindo Global KaryaProses
    16.PT GARANSINDO INTER GLOBALCHRYSLER - JEEP - DODGEPenumpangProses
    17.PT. Java MotorsProses
    18.PT. Berkat Otomotif SejatiProses
    19.PT GARANSINDO MOTORCYCLES INDONESIAPEUGEOT SCOOTERSSepeda MotorProses
    20.PT. Indobuana AutorayaProses
    21.PT. Nissan Motor Distributor IndonesiaNissanKendaraan Angkutan Penumpang Roda 4 (empat)Proses
    22.PT. Dongfeng Commercial Vehicle IndonesiaProses
    23.PT. Garansindo TechnologiesProses
    24.PT. Hino Motors Manufacturing IndonesiaHINOTruk dan BusProses
    25.PT. Tjahja Sakti MotorProses
    26.PT. Proton Edar IndonesiaProses
    27.PT. Weststar Maxus IndonesiaProses
    28.PT. Nissan Motor IndonesiaDatsunKendaraan Angkutan Penumpang Roda 4 (empat)Proses
    29.PT. Dongfeng Commercial Vehicle IndonesiaDONGFENGKendaraan Angkutan Barang (Medium and Heavy Duty)Proses
    30.XXFERRARIKendaraan Angkutan PenumpangProses
    31.EX PT. Nissan Motor Indonesia - Tidak Digunakan LagiNISSANKendaraan Angkutan Penumpang (Sedan), 4x2, 4x4 dan Angkutan Barang ≤ 5 TonProses
    32.PT. Piaggio IndonesiaMOTO GUZZISepeda MotorProses
    33.PT. General Motors IndonesiaCHEVROLETKendaraan Angkutan Penumpang dan Kendaraan Angkutan BarangProses
    34.PT. Suzuki Indomobil MotorSUZUKIProses
    35.PT. Piaggio IndonesiaAPRILIASepeda MotorProses
    36.PT. Putriasi Utama SariASIASTARKendaraan Angkutan Penumpang Lebih dari 10 Orang (Bus)Proses
    37.PT. Proton Edar IndonesiaPROTONKendaraan Angkutan Penumpang Roda Empat.Proses
    38.PT. Evershine Sino MachinerySINOTRUCK HOYUN, HOHANKendaraan Angkutan Barang (TractorTruck, Dump Truck, Mixer Truck, Lorry, etc)Proses
    39.PT. Tjahja Sakti MotorUD TrucksKendaraan Angkutan BarangProses
    40.PT. Putriasi Utama SariBCIKendaraan Angkutan Penumpang (Articulated Bus)Proses
    41.PT. Indo Dongfeng MotorGOLDEN DRAGONChassis BusProses
    42.PT. Berkat Otomotif SejatiCAMCKendaraan Angkutan Barang (Truck)Proses
    43.PT. Surya Sejahtera OtomotifFERRARIKendaraan Angkutan PenumpangProses
    44.PT. Chery Mobil IndonesiaCHERYKendaraan Angkutan Penumpang Sedan, Kendaraan Angkutan Penumpang 4x2, Kendaraan Angkutan Penumpang 4x4, dan Kendaraan Angkutan Barang (Pick-Up)Proses
    45.PT. Central Sole AgencyVOLVOKendaraan Angkutan PenumpangProses
    46.PT. Sandebaja PerkasaHIGERKendaraan Angkutan Penumpang 10 Orang atau Lebih (Bus, Articulated Bus, City Bus Chassis)Proses
    47.PT. Chakra JawaraIVECOTruck Cab Chassis dan Bus ChassisProses
    48.PT. Indo Dongfeng MotorHUANGHAIKendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih Jenis BusProses
    49.PT. Nissan Motor IndonesiaINFINITIKendaraan Angkutan Penumpang (Sedan), 4x2, 4x4 dan Angkutan Barang ≤ 5 tonProses
    50.PT. Mayapada Auto Sempurna GOLDEN DRAGONBusProses
    51.PT. SGMW Motor IndonesiaWULINGKendaraan Angkutan Penumpang dan Angkutan BarangProses
    52.PT. Arrtu Mega EnergieZFKSepeda Motor Listrik, Kendaraan Listrik Roda Tiga, Kendaraan Listrik Roda EmpatProses
    53.PT. Krama Yudha Tiga Berlian MotorMITSUBISHI, MITSUBISHI MOTORSKendaraan Angkutan Penumpang dan Angkutan Barang Kurang Dari 5 tonProses
    54.EX PT. Indobuana Autoraya - Tidak Digunakan LagiFOTONCabin Chasis untuk kendaraan Angkutan Barang dan PenumpangProses
    55.PT. Berkat Otomotif SejatiBOONKOONKendaraan Bermotor Roda Empat atau LebihProses
    56.PT. Krama Yudha Tiga Berlian MotorMITSUBISHI, MITSUBISHI FUSO, FUSOKendaraan Angkutan Penumpang (Bus) dan Angkutan Barang Lebih Besar Atau Sama Dengan 5 tonProses
    57.PT. Manunggal Sukses BersamaYUTONGBus ChassisProses
    58.PT. Astra Daihatsu MotorDAIHATSUKendaraan Angkutan Penumpang dan Angkutan BarangProses
    59.PT. Global Motorcycles TradingTRIUMPHSepeda MotorProses
    60.PT. United Tractors, TbkSCANIATruck, Bus dan Alat-alat Besar beserta Suku CadangnyaProses
    61.PT. Prima Auto IndonesiaBEI BENKendaraan Angkutan Barang (Heavy Duty Truck, Dump Truck, Chassises dan Special Truck)Proses
    62.EX PT. Surya Sejahtera Otomotif - Tidak Digunakan LagiFERRARIKendaraan Angkutan PenumpangProses
    63.EX PT. Suzuki Indomobil Motor - Tidak Digunakan LagiSUZUKIKendaraan Bermotor Roda Empat : Angkutan Penumpang 4x2, 4x4 dan Angkutan Barang; Kendaraan Bermotor Roda Dua : Sport, Bisnis, Trail dan Underbone (70cc s/d 2.500cc)Proses
    64.PT. Chakra JawaraIVECOTruck dan Bus Chassis Cabin roda 4 atau lebihProses
    65.PT. Indobuana AutorayaFOTONCabin Chasis untuk kendaraan Angkutan barang dan penumpang Proses
    66.EX PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia - Tidak Digunakan LagiHINOKendaraan Angkutan Penumpang (Bus) dan Barang dengan massa total lebih dari 5 (lima) Ton Proses
    67.PT. Geely Mobil IndonesiaGEELYKendaraan Angkutan Penumpang Sedan, Penumpang 4x4, Penumpang 4x2 dan Kendaraan Angkutan BarangProses
    68.EX PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing - Tidak Digunakan LagiYAMAHACub dan SportProses
    69.EX PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing - Tidak Digunakan LagiYAMAHACub dan SportProses
    70.PT. Kawasaki Motor IndonesiaKAWASAKIKendaraan Bermotor Roda Dua; Sport dan CubProses
    71.PT. Kawasaki Motor IndonesiaKAWASAKIKendaraan Bermotor Roda Dua; Sport dan CubProses
    72.EX PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing - Tidak Digunakan LagiYAMAHACub dan SportProses
    73.PT. Chakra JawaraIVECOTruck & Bus Chassis Cabin Roda 4 atau lebihProses
    74.PT. Piaggio IndonesiaPIAGGIOVespa, Zip, LibertyProses
    75.PT. Piaggio IndonesiaPIAGGIOVespa, Zip, LibertyProses
    76.PT. Piaggio IndonesiaPIAGGIOVespa, Zip, LibertyProses
  • Keagenan adalah hubungan hukum antara prinsipal dan suatu perusahaan nasional dalam penunjukan untuk melakukan perakitan/pembuatan/manufaktur serta penjualan/distribusi barang-barang modal dan barang-barang industri tertentu.

    Prinsipal adalah perusahaan induk di luar negeri atau di dalam negeri yang membuat barang-barang modal dan barang-barang industri tertentu dengan merek (trade mark/brand) milik sendiri, atau perusahaan atas dasar kuasa penuh dari perusahaan induk, dan memiliki hak dan wewenang penuh untuk memberikan keagenan pada agen di Indonesia sesuai dengan peraturan perusahaan induk tersebut.

    Perusahaan Agen Tunggal adalah perusahaan nasional yang oleh prinsipal luar negeri yang memproduksi barang dengan merek tertentu atau prinsipal pemegang merek tertentu ditunjuk sebagai satu-satunya perusahaan untuk mengimpor, mempromosikan, mendistribusikan dan melaksanakan pelayanan purna jual barang yang dimaksud ke seluruh wilayah Indonesia untuk suatu jangka waktu tertentu.

    Pengakuan Keagenan Tunggal adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh Menteri kepada perusahaan nasional sebagai Agen Tunggal yang di dalamnya melekat hak dan kewajiban tertentu atas dasar kerjasama yang disepakati bersama antara Perusahaan Nasional dengan Pihak Prinsipal di luar negeri.

    Dasar Hukum

    1. Keputusan Menperin Nomor 295/M/SK/7/1982 tanggal 7 Juli 1982, tentang Ketentuan-ketentuan Keagenan Tunggal.
    2. Keputusan Menperin Nomor 428/M/SK/12/1987 tanggal 23 Desember 1987 tentang Penyederhanaan Ketentuanketentuan Pengakuan dan Pengurangan Pengakuan Keagenan Tunggal Kendaraan Bermotor dan Alat-alat Besar serta Keagenan Tunggal Alat-alat Elektronika dan Alat-alat Listrik untuk Rumah Tangga.
    1. Surat Permohonan Pengakuan Keagenan yang ditujukan kepada Direktur Jenderal IATT.
    2. Formulir isian (AT I/AT II).
    3. Akta pendirian perusahaan dan perubahannya (jika ada) yang telah mendapat pengesahan dari Dep. Kehakiman.
    4. Surat Perjanjian Keagenan dan konfirmasi dari prinsipal.
    5. Surat Persetujuan Penanaman Modal/Izin Usaha Industri.
    6. Daftar After Sales Service (S3) yang terdiri dari daftar bengkel pusat dan cabang, daftar peralatan, dan daftar tenaga ahli bengkel.
    7. Nomor Pokok Wajib Pajak.
    8. API-T / API-U / API-P yang telah dilegalisir (untuk pengajuan pertama).
    9. Tanda Daftar Perusahaan yang telah dilegalisir (untuk pengajuan pertama).
    10. Surat Izin Usaha Perdagangan yang telah dilegalisir (untuk pengajuan pertama).
    11. Rekapitulasi Realisasi Impor (untuk perpanjangan).
    12. Rekapitulasi Realisasi Produksi (untuk perpanjangan).
    13. Surat Pengakuan Keagenan KBM yang lama (untuk perpanjangan).
    14. Clean Break / Akta Penggabungan (untuk pemindahan keagenan).

    Waktu Pemrosesan

    Waktu pemrosesan selambat-lambatnya 5 hari kerja setelah seluruh persyaratan dan dokumen dipenuhi.

    Pemohon akan mendapat notifikasi melalui SMS dari Departemen Perindustrian pada saat permohonan selesai diproses.
  • Berdasarkan Perusahaan

    Nama Perusahaan


    Berdasarkan Merk Kendaraan

    Merk